Raungan mesin kapal kayu akhirnya
berhenti dan perahu mulai merapat. Tak ada yang terdengar kecuali ombak
kecil yang mendera sisi kapal dan perlahan-lahan melepaskannya.
Burung-burung beterbangan dari ujung pohon kecil di salah satu pulau tak
berpenghuni dan terpencil.
Raja Ampat atau 'Empat
Raja' adalah nama yang diberikan untuk pulau-pulau ini. Sebuah nama yang
berasal dari mitos lokal. Empat pulau utama yang dimaksud itu adalah Waigeo, Salawati, Batanta, Misool yang merupakan penghasil lukisan batu kuno.
Wilayah pulau-pulau di Raja Ampat
sangatlah luas, mencakup 4,6 juta hektar tanah dan laut. Di sinilah
rumah bagi 540 jenis karang, 1.511 spesies ikan, serta 700 jenis
moluska. Kekayaan biota ini telah menjadikan Raja Ampat sebagai
perpustakaan hidup dari koleksi terumbu karang dan biota laut paling
beragam di dunia. Bahkan, menurut laporan The Nature Conservancy dan Conservation International, ada sekitar 75% spesies laut dunia tinggal di pulau yang menakjubkan ini.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar